Konsep homeschooling sebetulnya sudah ada sejak ratusan tahun silam. Sejumlah tokoh terkenal seperti Thomas Alva Edison si penemu bola lampu hingga wartawan perempuan pertama asal Indonesia, Rohana Kudus, berhasil mencetak sejarah lewat jalur pendidikan non-formal ini.

Homeschooling adalah sebuah sistem, di mana orang tua lebih memilih mendidik anak mereka di rumah dari pada mengirim mereka ke sekolah formal. Homeschooling adalah sekolah alternatif yang menempatkan anak-anak sebagai subjek dengan pendekatan at home. Artinya, anak-anak dapat belajar dengan nyaman seperti di rumah, walaupun tidak sedang berada di rumah.

Biasanya, orang tua memiliki alasan tersendiri untuk mendidik anaknya dengan metode ini. Di antaranya adalah ketidak puasan terhadap opsi pendidikan yang ada, perbedaan keyakinan atau filosofi dalam pendidikan, bahkan ada juga yang melihat anaknya tidak dapat berkembang struktur sekolah tradisional.

Dalam homeschooling, tidak berarti anak akan terus menerus belajar di rumah. Mereka dapat belajar di mana saja dan kapan saja, asalkan dalam situasi dan kondisi yang nyaman dan menyenangkan. Atau, membuat anak belajar dengan perasaan “feels like home“.

Dengan sistem ini, jam pelajaran bersifat fleksibel, mulai dari bangun tidur sampai berangkat tidur kembali.